Archive for November 13th, 2006

Pernahkan kamu merasa bosan ??

Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.

Ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia tetap rajin membaca.
Suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa saja menjadi emas. Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu tersebut, iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu. Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila dipegang, seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya.

Setiap hari pemuda itu memungut batu, merasakan suhu batu tersebut lalu membuangnya ke laut dalam setelah tahu kalau batu dalam genggamannya itu dingin-dingin saja. Satu batu, dua batu, tiga batu dipungutnya dan dilemparkannya kembali ke dalam laut. Satu hari, dua hari, satu minggu, setahun ia berada di pantai itu. Kini menggenggam dan membuang batu telah menjadi kebiasaannya.

 

Suatu hari secara tak sadar, batu yang dicari itu tergenggam dalam tangannya. Namun karena ia telah terbiasa membuang batu ke laut, maka batu ajaib itupun tak luput terbang ke laut dalam. Lelaki miskin itu melanjutkan ‘permainannya’ memungut dan membuang batu. Ia kini lupa apa yang sedang dicarinya.

Teman, pernahkah kita merasakan kalau hidup ini hanyalah suatu rentetan perulangan yang membosankan? Dari kecil, kita sebenarnya sudah dapat merasakannya, kita harus bangun pagi-pagi untuk bersekolah, lalu pada siangnya kita pulang, mungkin sambil melakukan aktifitas lainnya, seperti belajar, nonton TV, tidur, lalu pada malamnya makan malam, kemudian tidur, keesokkan harinya kita kembali bangun pagi untuk bersekolah, dan melakukan aktifitas seperti hari kemarin, hal itu berulang kali kita lakukan bertahun-tahun !! Hingga akhirnya tiba saatnya
untuk kita bekerja, tak jauh beda dengan bersekolah, kita harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke kantor, lalu pulang pada sore/malam harinya, kemudian kita tidur, keesokan harinya kita harus kembali bekerja lagi, dan melakukan aktifitas yang sama seperti kemarin, sampai kapan?

Pernahkah kita merasa bosan dengan aktifitas hidup kita?Kalau ada di antara teman²ku ada yang merasakan demikian, dengarkanlah nasehatku ini :”Bila hidup ini cuman suatu rentetan perulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup.”Artinya, jangan melihat aktifitas yang kita lakukan ini sebagai suatu kebiasaan atau rutinitas , karena jika kita menganggap demikian, maka aktifitas kita akan amat sangat membosankan !!

Cobalah maknai setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, mungkin kamu akan menemukan suatu yang baru, sesuatu yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya, “Setiap hari merupakan hadiah baru yang menyimpan sejuta arti.”

Add comment November 13, 2006

Aku bisa !!

Bila Anda berpikir bahwa Anda telah ditaklukan, maka sebenarnya Anda telah kalah.

Bila Anda berpikir bahwa Anda tidak mampu, maka Anda memang lemah.

Bila anda ingin menang, tapi anda berpikir bahwa Anda tidak bisa menang, maka pastilah Anda tidak bakal menang.

Bila Anda berpikir bahwa Anda akan menderita rugi, maka Anda akan benar – benar rugi.

Karena dimanapun seluruh jagad ini, sukses itu hanya berpangkal dari kemampuan seseorang, yang mewujudkan jalan pikirannya.

Bila Anda berpikir bahwa kedudukan Anda akan tersisi dalam masyarakat, maka Anda akan mengalami perlakuan yang demikian. Karena itu Anda harus berpikir dalam usaha meningkatkan derajat.

Anda harus yakin benar akan diri Anda sendiri, sebelum Anda memenangkan suatu hadiah. Pertarungan dalam medan juang hidup ini memang tidak selamanya mendatangkan keuntungan bagi yang kuat ataupun cepat. Akan tetapi lambat atau cepat orang yang menang itu, adalah orang yang berpikir bahwa dia sanggup bisa.

1 comment November 13, 2006

Kebahagiaan

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi, percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi, dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini. Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo. Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, Dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap. Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator, aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil, termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya. Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing. Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut. Hal itu tidak ada hubungannya, dia menjawab. Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur. Aku punya sebuah pilihan; aku bisa menghabiskan waktu di tempat tidur menceritakan kesulitan – kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhnya yang tidak bisa berfungsi lagi, atau turun dari tempat tidur dan berterima kasih atas bagian- bagian yang masih berfungsi. Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka, aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan. Hanya untuk kali ini dalam hidupku. Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan dibank. Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan. Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya kebahagiaan di bank kenangan kita. Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku. Aku sedang menyimpannya.

 

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

 

1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.

 

2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.

 

3. Hiduplah dengan sederhana.

 

4. Berikan lebih banyak (give more)

 

5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less)

 

Add comment November 13, 2006

XBoss 4 … aneehhh…

Tumben amat, aku dapet sms yang bunyinya menjelaskan kalo dia lagi di rumah sakit swasta di ruang tertentu.
Aneh gak tuh ???
Sempat aku punya pikiran .. ni si boss pa udah ga ada yang merhatiin pa ya ???
Masuk Rumah Sakit kok ya masih sempet-sempetnya sms ke semua orang ???

Mungkin ya itu …. beda prinsip ternyata lebih jelas ketara kan ??
Menurutku, aku lebih suka menyimpan sendiri musibah/sakit yang ku alami dan kalaupun orang lain tahu, ya itu tahu dengan sendirinya .. bukan karena aku kabari … kecuali keluarga.

Aneh kan ….

Tapi itu kembali ke orangnya .. ya kan ??
Sekali orang itu sombong/Pelit/Tidak Jujur/Munafik .. suatu saat pasti akan kena balasannya dari Allah Ta’ala ..

Semoga, dengan sakitnya itu bisa menyadarkan dirinya ..bahwa tiada daya dan upaya melainkan atas kehendak Allah … dan juga .. perilaku adil & jujur lebih dekat dengan taqwa.

Wallahu ‘alam bi shawab

Add comment November 13, 2006

XBoss 3 … meriang ..

Segala puji bagi Allah, kita memuji, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kita berlindung kepada-Nya dari keburukan diri dan kejelekan amal-amal kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada seorangpun yang mampu menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tiada seorangpun yang dapat memberi petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya

Aku kaget juga tadi dengar .. kenapa beliau tidak datang?? kan aneh … lha wong biasanya jam 08.30 udah di kantor kok ..eh ..si boss tetangga lom nyampe ??
Aku coba cari tau, ehh ternyata rembetan penyakit kemarin … kemarin diare .. skrg meriang karena kebanyakan diare kalee …. Ya Allah toloong..

Kalo aku bicara kemungkinan….., mungkin aja dia lagi diuji karena kesombongannya.
Kesombongan dan ketidakadilannya saat ini…. wallahu ‘alam.

Sungguh aku berlindung dari permasalahan seperti ini ya Rabb.
Jauhkan aku dari segala sifat buruk dan jauhkan aku dari orang-orang semacam ini.

Satu hal yang aku tahu .. bahwasanya Allah dekat dengan orang – orang yang berlaku adil, karena perbuatan adil ini dekat dengan taqwa.

Aku sekarang menjadi rival bagi boss satu ini … aku menjadi orang yang membahayakan bagi boss satu ini … aku menjadi orang yang **** bagi si boss satu ini.

Add comment November 13, 2006

XBoss 2 … mulai keliatan ..

Sesekali aku iseng buat mastiin posisi aku … dan seperti biasa aku sms dengan nada suantaiii banget, mengingat orangnya sekarang lagi sensitif gitu …
“Sebenarnya ada fee tersendiri gak sih?? posisi saya sebagai outsourcing perusahaan bapak ??” begitu sms yang coba aku tanyakan ke beliau … laammmmaaaaa banget aku nunggunya. Gak seperti biasanya, bales sms pake lama. Tapi mulai sekarang aku udah ngambil kesimpulan tentang dianya. Orang yang sibuk, yang mulai masuk taraf “rumangsa” (merasa bisa dan sok merasa benar)

Akhirnya ada balesannya tuh … tapi aku heran .. singkat padas dan lugu “yang mana yach ??”

Aceem acemmm tenan ..aku bales dong.. “nah itu dia masalahnya pak, aku lupa yang mana aja neh ??”

Ternyata kelanjutannya, dia hanya memberikan fee 1 kerjaan dari 2 kerjaanku .. dan barusan yang kuterima .. separuh lagi dari biasanya dia kasih ke aku.
Separuhnya lagi …. alhamdulillah.

Besar dikit tetep disyukuri kan ?? tull kan ???

Cuman masalah jujur atau gak pas ngasihnya .. itu kembali ke Allah Ta’ala aja ya?? biarkan Allah aja yang membalasnya …. its simple kan ….

Puasa-puasa kan gak boleh ngatain orang kan ???

Tapi emang tuh orang … pelitt amat .. sok alim n sok bijak.
Tinggi intelektualnya tapi pikirannya jahat dan tidak jujur … mau gimana lagi coba ?? Gimana ntar nasib keluarganya ??? serahkan saja ma yang di Atas …

Add comment November 13, 2006

XBoss 1 … halah ..

Disini aku berhadapan dengan seorang pakar komunikasi hebat di kotaku.

Dia seorang yang lagi menanjak karirnya sekarang…tapi perlu diingat .. komunikasi yang bagus yang membuat dia bisa “naik”.

Dia seseorang yang menanamkan “don’t be money oriented” sedangkan dia bertingkah memang “money oriented” … (coba aja di hire tidak sesuai costnya dia.. marah dianya :-D )

Dia seorang yang pandai di bidangnya hingga menjadi mentor di beberapa fakultas S2 di kotaku .. sungguh hebat bukan ???

Orang pertama kali melihat dia pintar, komunikasi hebat, punya kantor yang keren dan sebutan yang positif lainnya …

Tapi perlu diingat …..

Yang bisa menilai siapa dia .. adalah orang terdekatnya ….

MANAJEMENnya burruuuuukk sekali ….
menindas kaum bawah/stafnya untuk bekerja .. hanya untuk membantu dia !!
Memakai kesibukan orang untuk mewujudkan ide-idenya … sekali lagi ..gratisan !!!

Aku sering menilainya .. proyek tengkyu …
Padahal dia sendiri sering menasehati aku juga .. kalo transaksi pekerjaan dengan orang lain harus ada timbal balik yang pantas .. kalo bentuknya bukan finansial, brand personal pun gak masalah.

Itu hanya omongan dia belaka .. dasar orang payahh!!!

Kenyataannya … sempat terbesit niat di dia .. fee 2x aku kerja gak bakal dibayar ..
padahal uang udah cair dari perusahaan sponsor besar ….

Silakan anda menilai sendiri .. siapa yang salah ???

Kalo toh suatu saat .. dia mulai mencemarkan nama baikku … karena aku sudah mulai sensitif.
Urusan kerja harus ada timbal balik… bukan hanya bakmi jowo atau terima kasih.

Bensin tidak bisa dibeli dengan terima kasih .. dan kebutuhan rumah tidak bisa juga dibeli dengan terima kasih …. Benar kan ???

Add comment November 13, 2006

Previous Posts


Pages

Dee Photos

Jogja International Hospital

Phinisi

Marina

Ta How loenpia Ndut

Ta How Original

Loenpia & Ori Ta How

More Photos

 

November 2006
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Clients

Friends

Links

Recent Comments

P@yDy prAhaRa kIthuX on Sesaat Bersamamu …
ayu on Ungkapan Cinta Dalam 100 …
iink solihin on Ungkapan Cinta Dalam 100 …
Kina on Ungkapan Cinta Dalam 100 …
Cupid on Ungkapan Cinta Dalam 100 …