Hunting di Bali, Liburan di Penghujung Akhir Tahun


yak … Bali lagi kedua kalinya …

taken by blekberi lho

Hari I

Pagi itu sengaja aku ga tidur seharian, malam sebelumnya ada final piala AFF Indonesia vs Malaysial. Dan karena jaga-jaga supaya ga telat terbang, (karena kebetulan rute Semarang – Bali adanya cuman jam 06.30WIB dan 18.15 WITA) jadinya sengaja ga tidur, alhasil bisa tertidur pulas di Pesawat secara modis (pake kacamata item)😀

Semarang Denpasar ditempuh selama 1 Jam 40 Menit.

Tapi yg jelas saat itu, pas tanggal 27 Desember 2010 harga tiket pesawat bisa melambung tinggi 2 kali lipat dari harga biasanya. Untung aja, kali ini aku dapet traktiran dari istri boss kantor🙂 jadi mau berapapun harganya … hajar bleh!

Sesampainya di Denpasar, kita dijemput oleh armada rental menuju hotelnya si Boss. Karena yang jelas, hotel kita terpisah karena saat itu hotelnya pada penuh semua. Dan mampirlah kita di Intercontinental Resort.

Tapi sebelumnya, kita main-main dulu di Kuta untuk sarapan dan jalan-jalan di Discovery Mall Kuta. Dan seperti biasa, mampir ngupi-ngupi itu pasti🙂

Baru setelah semuanya kelar dari permulaan jalan-jalan, kita menuju hotel di sore harinya.

Karena saat itu cuaca cukup cerah dan langit biru, yang ada di benak si boss adalah hunting dan hunting, sampai akhirnya semua perlengkapan kamera disiapkan dan kita menuju Rock Bar.

Apa itu Rock Bar ?? aku pikir saat itu pada mau mabuk-mabukkan di Bar gitu, (secara aku sendiri paling anti ama minuman beralkohol, mau itu sedikit persen kayak bir atau yg keras sekalipun,) jadi yang ada di otak, penasaran macam mana tuh Rock Bar dan bla bla blanya ….

Sampai di tempat tujuan, ternyata itu ada di hotel Ayana. Dan Rock Bar ada di atasnya.

Begitu sampai di lokasi, wiiiiiiiiiih ….. langitnya dramatis sekali …. so blue of Indonesia🙂

Dan Rock Bar dari tampak atas … Kereeeeeen sekaleeee …..

Lokasinya sangat unik dan lucu, cocok banget buat menghabiskan dengan keluarga atau sang kekasih, cumaaan … meski dengan dompet yang tebal atau limit yang tinggi untuk sebuah kartu ajaib hehehe ….

Tanpa basa-basi pun, kita mulai mengeluarkan peralatan perang kita yaitu Kamera !!! dan supaya pantas kita order minuman dulu, entah apa itu nama minumannya, yang jelas “Bu, ga beralkohol kan ?? ” dan dijawab serentak ama waitressnya “Enggak mas” hehehe ….

Rock Bar at Ayana

Terlalu asik moto sana sini, seringkali membuat kita lupa waktu, dan tau-taunya udah malem aja, ya kan ??

Akhirnya kita pun kambek ke hotel si boss, dan sampai sana kita langsung dinner masakan jepang. Eh makanan jepang ini yg ditawarkan sedikit demi sedikit, yang jelas kokinya masak di depan kita sambil memperagakan keahlian memasaknya. Dan seperti biasa, si bu boss pengen foto-foto bentar, sampai akhirnya membuka tas dan mau ngambil kamera pocket Leica nya, tiba-tiba bisik-bisik ke aku, “Yud, tadi kameranya kamu taruh kemana ?? ” aku pun kaget dan kujawab, ” Tadi kan saya cuman beberes SLR aja bu, ga megang leica nya …”

Seketika ruangan itu menjadi senyap dan panik itu pasti.

Sampai akhirnya, bu boss tadi memutuskan untuk menelpon Rock Bar menanyakan ada barang yg tertinggal atau tidak. Dalam telpon pun, kita juga ngempet ketawa ketika saling beradu argumen soal merek, ibu menyebut Leica tapi pelayan Rock Bar nyebutnya Leila … hahahahaha …..

Akhirnya pun kita balik lagi ke sana, untuk mengambil kamera tersebut. Untungnya, di Bali itu mayoritas orangnya jujur semua, karena mereka punya keyakinan, sekalinya berbuat tidak jujur, maka karma atau dosa nya akan dilimpahkan ke keturunannya …. iiih sereeeem🙂

Hari II

Saat itu, Bali seringkali hujan badai, bukan maksud lebai sih … tapi memang cuaca saat itu seringkali anginnya kenceng dan disusul hujan amat deras dengan angin super kenceng, apalagi coba kalo ga badai ??? ya kan ??

Hari kedua ini merupakan rencana inti dari hunting itu sendiri, yaitu mencari obyek human interest di acara Odhalan. Odhalan sendiri adalah semacam upacara/pesta keagamaan, pas saat itu kebetulan itu acara besar yang diadakan 5 tahun sekali.

Eh yaa … kali ini kita ditemani oleh sopir andalan dari Bali, namanya Pak Anton. Orangnya sangat ramaaah sekali dan murah senyum. Dan orang ini juga hobi foto lho ??? jangan salaah, pernah juara lho fotonya … Dan juga, Pak Anton ini hobi banget sama kendaraan vespa kuno dan modifikasi.

Pagi itu hujan deres banget, dan kita sarapan nasi Padang yg istimewa deket hotel intercon. Setelah itu, nganter beli pakaian adat untuk upacara, karena udeng putihnya sudah nitip dibelikan sama pak Anton, sisanya adalah sarung Bali dan lapisan untuk upacara keagamaan, dan kebetulan aku belum punya.

nah seperti itu lah tampak wujudnya …. imut kan ???😛

Dan tujuan kita selanjutnya adalah Taman Anyun, yang menurut sumbernya, daerah situ bagus banget untuk hunting fotonya. Dan memang benar, disitu rameeee banget. Banyak orang lalulalang berhamburan kesana kemari keluar masuk pura *halah* ….. Dan banyak moment yg bisa aku abadikan dalam kamera.

Eh lah … kok mendadak ada tawaran lagi, kalo ternyata ada yg lebih bagus lagi yaitu Alas Kedhaton ! wow …

Kita pun bergegas menuju ke Alas Kedhaton di Tabanan.

Sesampainya disana memang sudah menjelang sore sih, tapi justru makin ramai saja, karena sore lebih kebanyakan orang yg pulang kerja bisa langsung sembahyang di pura. Selain itu, disini ada tempat seperti misalnya mau foto bareng sama ular phyton atau kalong (semacam kelelawar yg sudah jinak).

so much fun ….

Malamnya kita makan di tempat rujukan dari pak Anton, Gubug Makan “Mang Engking”

Sajiannya khas Sunda ^_^ tapi disitu ada krupuk bawang, yang ga bikin batuk ….. enaaaak bangets ….

Tempatnya pun disajikan sangat menarik, karena ada gubuk-gubuk di tengah kolam buatan, dan ada kentungan kalo mau memanggil pelayan….pokoknya seruuu banget tempatnya.

Hari III

Pagi masih ditemani hujan badai … dan jemputan dari Pak Anton pun datang.

Tujuan kita kali ini ke tarian tradisional, Barong and Keris Dance “Catur Eka Budhi Kesiman”

Dan yang paling aku suka hunting kali ini adalah kita bisa menghargai kekayaan budaya dan seni di negeri kita ini, dan juga kita bisa menghargai perut dengan surga makanannya ….

Klepon ….

Di Bali ternyata ada sebuah tempat dan disitu menjual jajanan pasar, rasanya pun istimewa sekali. Memang niat banget sih, dari acara tarian tadi dan kita meluncur selama 30 menit untuk mendapatkan kenikmatan jajanan macam klepon inih, makcrooot di mulut dan anget banget … fresh from di oven.

itu tadi cuman cemilan selama di perjalanan, dan ketika sudah siang barulah kita merencanakan makan bebek goreng yang sangat istimewa sekali, Laka Leke …..

dan seperti biasa, kebanyakan resto di Bali ini lebih menjual pemandangannya. Di Laka Leke ini, kesan yang ingin ditonjolkan adalah resto di tengah persawahan.

apalagi dengan rengketnya hijau-hijaun di sekitarnya, terkesan sejuk dan nyaman untuk menghabiskan waktu sambil menikmati masakan yang luar biasa …. It’s Heaven !!!!

Perut kenyang, mata pun jadi terang …… saatnya hunting lagi …

Tujuan selanjutnya dadakan !! dan di jalan nemu ada tarung ayam di pura Beng.

Tarung ayam ini sebenarnya ada maknanya kalo di Bali, yaitu persembahan.

Persembahan yang berupa darah hewan ini diadakan ketika ada upacara di pura, semacam odhalan dan yg lainnya. Tarung ayam ini pun harus di dalam wilayah pura, karena kalo di luar, maka itu ilegal dan bisa ditangkap polisi🙂 . Herannya lagi, yang aku lihat orang di dalamnya itu taruhan lho ! tampang sih aku liat boleh biasa, kusut dengan sarungnya, tapi sekali ngeluarin uangnya, beeuuuh …. itu ratusan ribu bisa dalam satu gepok. Bahkan ada juga yang sampai kehilangan motor atau mobilnya, ibarat berangkat pake mobil atau motor dan pulang-pulang numpang sama lawannya hehehehe …… *heran*

yg paling kanan itu pak Anton, dan sebelahku adalah fotografer senior Suara Merdeka.

Eh yaa … malemnya ada final piala AFF Indonesia vs Malaysia …. jadi main-mainnya ga sampai malem lagi ….

Dan beruntungnya, ketika kita cabut dari lokasi ini … mendadak di perjalanan langsung hujan badai dan macet, terutama di lingkar jl bypass. Kita pun mampir ke Mall sekitar untuk beli makanan buat cemilan dan ngopi-ngopi sore

Hari IV

Hari ini adalah hari terakhir di Bali, tepat tanggal 30 Desember 2011🙂

Pagi itu juga mendung dan langitpun putih. Sempet terpikir kalo kita akan hunting di Jimbaran dan makan-makan atau shopping.

Langit pun saat itu kurang bersahabat, tapi ga tahu kenapa, tiba-tiba langit berubah …. akhirnya pun kita pindah lokasi dengan alternatif blue point dan satunya lupa ….dan disitupun mendadak my boss be my model :))

Eh yaa … saking asiknya hunting, kita sempet ketar-ketir bakal ketinggalan pesawat lho….

Tau sendiri laaah… Bali sekarang macet ! meski ga separah Jakarta siiih …. 😛

Jadi temans, maaf yaa ga sempet beli oleh-oleh😀 kecuali foto-foto ku ituuuh …. hehehehe …..

About hyudee

Lelaki tampan yang sweety like a pussy cat ini suka banget menulis dan foto. Hi ! nicknameku Hyudee, Blogger yang saat ini sedang tinggal di kota Semarang :) View all posts by hyudee

One response to “Hunting di Bali, Liburan di Penghujung Akhir Tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: